
⚡ Minyak kembali menjadi penggerak utama: serangan baru AS terhadap sasaran-sasaran Iran di dekat Selat Hormuz, serta pembalasan Iran terhadap UAE dan Yordania, membuat Brent melonjak lebih dari 4% ke level tertinggi dalam beberapa minggu, menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga Fed.
📉 Wall Street ditutup lebih rendah semalam: Dow 52,766.88 (−0.79%), S&P 500 7,631.47 (−0.71%), Nasdaq 26,099.77 (−1.03%).
🌏 Pasar Asia mengalami aksi jual besar pagi ini: Nikkei 225 turun sekitar 2.5–2.9% setelah imbal hasil obligasi 10 tahun Jepang mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade, KOSPI turun lebih dari 3%, Hang Seng turun sekitar 1.2–1.4%, Shanghai Composite melemah sekitar 0.8–1%.
💶 EUR/USD melemah di bawah 1.1600, mendekati 1.1575, seiring penguatan dolar AS.
🥇 Emas berada di level terendah dalam 4 minggu mendekati $4,300, tertekan oleh naiknya imbal hasil obligasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga.
🛢️ Brent berada di sekitar $95.50/barel – level tertinggi sejak eskalasi konflik dimulai.
📊 Yang perlu diperhatikan hari ini: PMI Manufaktur ISM AS, serta perkembangan berita terkait Iran.
Go Back Go Back